itu sebabnya mereka berkerja sambil berkertak gigi, bercermin dari kesulitan yang ada. kertas untuk mengujicoba tidak dibiarkan berterbangan, air raksa tidak berpercikan maupun berserbuk mesiu. Tanpa berbasa basi dan tanpa bercerai berai, mereka tidak serta merta setuju dengan teori ulang alik ruh yang memiliki peri-kehidupan. Mereka tidak berpesta-pora melainkan mengumpan-balik setelah diberi-tahu bahwa mencampur-aduk sains dan mistisisme seringkali berdaya-tarik tersendiri. Mengketahui bahwa dua hal tersebut bersangkut-paut dan mengkenalinya memperbaharui fikiran kita. Hal tersebut, seperti penasehat, mempersilahkan kita berpikiran terbuka. 
